Belajar Bahasa Inggris, Messi Segera ke Premier League?

Lionel Messi dikabarkan tengah mengejar target kursus bahasa inggris.  Apakah ini menandakan bahwa La Pulga akan meninggalkan Barcelona dalam waktu dekat? Kita semua mengetahui bahwa dalam kompetisi La Liga bahasa inggris tidaklah begitu intens digunakan sebagai bahasa pengantar. Sikap Messi tersebut seakan menandakan bahwa sang pemain akan segera hijrah ke Premier League.

Kabar ini pun sontak membuat bursa transfer pemain musim ini menjadi heboh seketika. Para penggemar sepakbola pun mulai bermain tebak-tebakan kemana selanjutnya La Pulga akan berlabuh. Dan yang membuat ini menjadi lebih meyakinkan adalah bahwa hal tersebut telah dikonfirmasi oleh mantan pemain Barca yang kini bermain di Liga Inggris, Cesc Fabregas.

Fabregas mengakui bahwa Messi telah berbicara dengannya bahwa sang pemain telah membicarakannya. Messi menganggap bahwa Inggris merupakan tempat yang tepat baik itu untuk kehidupan maupun karir sepakbolanya. Akan tetapi meski dengan belajar bahasa inggris, tidak bsa menjadi jaminan juga Messi akan hengkang dari Barcelona. Mengingat perannya bagi Blaugrana kini cukup vital.

Pemain La Liga Yang Kerap Dirumorkan Gabung Premier League

Lionel Messi dikabarkan tengah memperdalam bahasa inggris

Lionel Messi dikabarkan tengah memperdalam bahasa inggris

Tidak hanya Lionel Messi, dua pemain kunci raksasa lainnya, Cristiano Ronaldo dari Real Madrid dan Antoine Griezmann dari Atletico Madrid juga kerap diberitakan akan hijrah ke tanah inggris. Ronaldo memang lebih dulu sempat merasakan kerasnya kompetisi Liga Premier bersama Manchester United sebelum akhirnya memutuskan bergabung dengan Los Blancos.

Namun dalam beberapa tahun kemarin, Cristiano (begitu Ronaldo biasa disapa) memang sempat dirumorkan akan kembali reuni bersama mantan timnya, Manchester United. Hal ini terjadi akibat posisi Ronaldo di Madrid yang terancam dengan kehadiran Gareth Bale. Ditambah lagi CR7 saat itu sedang sering kali mengidap cedera, sehingga rumor untuk reuni ke Old Trafford kian berhembus.

Sementara itu, yang saat ini tengah gencar diberitakan untuk hengkang ke Liga Inggris adalah penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann. Lagi-lagi Manchester United dikabarkan berniat untuk membajak striker andalan klub berjuluk Los Rojblancos tersebut. Rumor ini diperkuat dengan sulitnya Griezmann berprestasi bersama klub rival sekota dari Real Madrid tersebut.

Pemain Premier League yang Kesulitan Berbahasa Inggris

Alexis Sanchez mengaku kerap belajar bahasa inggris dari para penggemar

Alexis Sanchez mengaku kerap belajar bahasa inggris dari para penggemar

Seiring dengan berita kepindahan pemain Liga Spaanyol ke Liga Inggris, ternyata sudah ada pemain yang lebih dulu melakukannya, dan sukses. Salah satu contohnya yaitu penyerang Arsenal, Alexis Sanchez. Sanchez diboyong The Gunners dari Barcelona pada 2014 lalu. Dan tidak butuh waktu lama bagi Sanchez untuk bisa mendapat tempat utama di Skuad Meriam London.

Namun seperti kasus yang sudah sudah, Sanchez mengaku kesulitan dalam berkomunikasi dalam bahasa inggris. Hal ini pun membuat sang pemain memutuskan untuk belajar bahasa inggris. Pria Cili tersebut bercerita tentang metode dua jam pelajaran yang  sehari yang dilakukannya. Akan tetapi Sanchez mengaku bahwa berkomunikasi dengan para fans merupakan cara yang efektif.

“Awal mula saya belajar dua jam sehari. Lalu saya harus mempraktikkan apa yang saya pelajari hongga bisa berkomunikasi dengan rekan dan pelatih. Saya benar-benar suka bahasa Inggris. Belajar berbahasa Inggris membantu saya meningkatkan kemampuan secara pribadi,” ujar Sanchez.

“Rekan-rekan saya pada umumnya banyak membantu (belajar bahasa Inggris). Saya juga punya cara berbeda seperti bertemu orang-orang di jalanan. Orang-orang mendekati saya, berbicara menggunakan bahasa Inggris. Pendengaran saya dan percakapan bahasa Inggris saya membaik. Saya berterimakasih banyak kepada penggemar,” tambah penyerang berusia 27 tahun tersebut.

Comments Off on Belajar Bahasa Inggris, Messi Segera ke Premier League?

Filed under Pemain

Pemain Yang Ingin Kursus Bahasa Inggris

Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah klub sepakbola. Baik komunikasi di dalam dan di luar lapangan, antara pemain dengan pemain maupun pemain dengan pelatih dan lainnya. Semua memiliki peran yang cukup vital dalam kesuksesan sebuah klub sebab komunikasi menyatukan visi bermain sebuah klub.

Dalam sepakbola modern, terutama di kompetisi liga eropa, sangat penting bagi para pemain maupun pelatih untuk bisa menguasai bahasa inggris. Bahasa Inggris yang memang sudah menjadi bahasa international sejak lama ini memang menjadi standard sebagai bahasa pengantar di liga-liga eropa, terutama iga Premier Inggris.

Meski begitu, ternyata masih banyak pemain Liga Inggris yang ternyata masih memiliki masalah dalam berkomunikasi dengan bahasa inggris. Padahal jika dilihat sang pemain ternyata sudah merumput di Liga Premier cukup lama. Menurut sumber resmi berita bola liga inggris Sundul.com ada banyak yang masih seperti itu, contoh paling nyata adalah pemain Manchester United, Anthony Valencia.

Pemain Yang Ingin Kursus Bahasa Inggris

Gabriel Jesus ingin mengikuti kursus bahasa inggris

Gabriel Jesus ingin mengikuti kursus bahasa inggris

Kekurangan dalam menguasai bahasa inggris membuat para pemain menjadi sedikit kesulitan menjalani musim kompetisi bersama klub mereka. Sebagai contoh yaitu pemain Manchestr City, Gabriel Jesus. Sang pemain yang berasal dari Brasil ini menyadari betul jika dirinya memiliki  kekurangan dalam berkomunikasi dengan bahasa inggris.

Keingingannyya tersebut pun disampaikannya kepada sang manajer, Pep Guardiola. Manajer asal spanyol tersebut pun menyambut dengan baik keinginan sang pemain. Bahkan dirinya berharap jika semua pemain asing yang bermain di Premier League bisa memiliki pemikiran seperti Gabriel Jesus. Kesadaran sang pemain untuk mengikuti kursus bahasa inggris sangat luar biasa.

Lain dengan Gabriel Jesus, berbeda pula kasus yang dialami oleh Fernandinho. Gelandang tengah The Citizens ini harus mengalami masa-masa sulit akibat tak bisa bahasa inggris pada musim awal dirinya gabung City. Pada saat itu, karena kesibukan dalam berlatih dan bermain sang pemain tidak terpikirkan untuk mengikuti kursus baahasa inggris.

Akan tetapi, setelah menyadari bahwa penting untuk bisa berkomunikasi dalam bahasa inggris, sang pemain pun memutuskan untuk mengikuti kursus bahasa inggris. Dan benar saja, seiring dengan meningkatnya kemampuan bahasa inggris Fernandinho, komunikasi nya dengan para tim pun menjadi semakain membaik. Ini terbukti dari meningkatnya performa sang pemain.

Pemain Liga Inggris Yang Jago Multibahasa

Fabregas termasuk sebagai salah satu pemain Liga Inggris yang memiliki kemampuan Multibahasa

Fabregas termasuk sebagai salah satu pemain Liga Inggris yang memiliki kemampuan Multibahasa

Berbeda dengan kasus Gabriel Jesus dan Fernandinho, ternyata masih banyak juga pemain yang mampu menguasai berbagai bahasa. Kemampuan sederet peemai ini dalam menguasai bahasa inggris dikarenakan rekam jejak sang pemain yang sempat melalang buana di berbagai kompetisi di eropa. Berikut adalah daftar pemain Liga Inggris  yang mampu multibahasa:

  • Simon Mignolet
    Menyandang status sebagai kiper utama Liverpool sejak dua musim lalu, Simon Mignolet dikenal sebagai salah satu pesepakbola yang cukup cerdas. Khususnya dalam kemampuan berbahasa, pria asal Belgia tersebut menguasai empat bahasa asing, yaitu bahasa Inggris, Jerman, Perancis dan Belanda.
  • Zlatan Ibrahimovic
    Berkelana di lima kompetisi berbeda sejak 1999 membuat Ibra memiliki kemampuan multibahasa yang cukup baik. Selain Swedia, pemain bertubuh raksasa tersebut ternyata menguasai hingga empat bahasa internasional lainnya. Bahasa tersebut yaitu bahasa Inggris, Bosnia-Herzegovina, Italia dan Spanyol.
  • Alex Song
    Memang kini sang pemain sudah tidak lagi bermain di Premier League. Akan tetapi nama Song sempat menghiasi starting line up Arsenal dalam beberapa musim. Selain kemampuan berbahasa Inggris, Perancis dan Spanyol, Song juga bisa berkomunikasi dengan bahasa Bassa, bahasa yang umum digunakan di Kamerun.
  • Cesc Fabregas
    Playmaker Chelsea yangs satu ini dikenal memiliki kemampuan bahasa yang sangat baik. Terkadang dirinya juga membantu pemain yang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi. Selain Bahasa Inggris, mantan kapten Arsenal tersebut juga menguasai Spanyol, Catalan dan juga Perancis.

Comments Off on Pemain Yang Ingin Kursus Bahasa Inggris

Filed under Kursus

Gabriel Jesus Serius Kursus Bahasa Inggris

Liga Premier Inggris merupakan kompetisi dengan tingkat persaingan antar tim paling tinggi ketimbang liga eropa lainnya. Tentu hal ini membuat banyak pemain ingin mengadu nasib mereka di Negeri Ratu Elizabeth tersebut. Selain persaingan dalam hal permainan, ternyata ada satu hal lagi yang mempengaruhi kesuksesan pemain berkarir di inggris.

Faktor yang mempengaruhi keberhasilan seorang pemain berkarir di Liga Premier Inggris adalah kemampuan berkomunikasi mereka dalam bahasa inggris. Terlihat sepele mungkin, akan tetapi ini merupakan elemen yang penting untuk tetap bisa beradaptasi dan bertahan dalam kerasnya persaingan di tanah inggris.

Seperti situasi yang dialami bintang muda Manchester City, Gabriel Jesus. Pemain berumur 19 tahun tersebut memang berasal dari luar Inggris (Brasil) yang membuat sang pemain tidak terlalu fasih berbahasa Inggris. Menyadari kekurangannya, sang pemain pun berniat untuk mengikuti kursus demi memperlancar kemampuan berbahasa inggrisnya.

Pep Dukung Niat Kursus Gabriel Jesus

Pep Guardola mendukung keputusan Gabriel Jesus yang ingin belajar bahasa inggris

Pep Guardola mendukung keputusan Gabriel Jesus yang ingin belajar bahasa inggris

Manchester City tertarik pada performa Gabriel Jesus yang sukses membawa Palmeiras juara liga utama Brasil musim lalu. The Citizens pun tidak membuang waktu untuk segera membawa sang pemain ke Etihad Stadium. Urusan administrasi dan segala macamnya pun telah diselesaikan dengan baik oleh City.

Sejak awal bergabung, tidak butuh banyak waku juga bagi Gabriel untuk menyatu dengan permainan tim. Malah sang pemain sempat mencetak hattrick dalam sebuah pertandingan bersama Citizens. Terlepas dari kemampuan beradaptasinya yang cemerlang, ternyata Gabriel Jesus memiliki masalah dalam berkomunikasi.

Sang pemain yang berasal dari Brasil tersebut tidak begitu lancar berkomunikasi menggunakan bahasa inggris. Ini tentu membuat komunikasi Gabriel dalam klub sedikit terhambat. Akhirnya mantan penyerang Palmeiras tersebut pun memutuskan untuk mengikuti kursus bahasa inggris.

Joseph Guardiola yang mendengar keputusan Gabriel Jesus pun mengaku gembira. Pep – begitu sang pelatih biasa disapa- mengaku sangat senang dan mendukung apa yang dikerjakan sang pemain. Menurutnya jarang ada pemain menyadari kekurangannya dan berinisiatif untuk memperbaiki kekurangan tersebut.

Berharap Semua Pemain Asing di Inggris Seperti Gabriel

Arturo Vidal ingin melancarkan bahasa inggris sebelum hijrah ke Premier League

Arturo Vidal ingin melancarkan bahasa inggris sebelum hijrah ke Premier League

Manajer Manchester City mengomentari soal keinginan Gabriel Jesus dalam mempelajari bahasa inggris. Pelatih asal Catalunya, Spanyol tersebut pun berujar bahwa seperti itulah seharusnya para pemain asing. Dirinya juga berharap pemain asing lainnya khususnya di kubu  Manchester City memiliki pemikiran yang sama dengan Gabriel Jesus.

“Gabriel Jesus merupakan pemain yang masih sangat muda. Tahun ini bahkan dia baru berusia 19 tahun. Akan tetapi kemampuan beradaptasinya sungguh luar biasa. Dia bisa menyatu dengan cepat dengan permainan tim. Ditambah lagi dirinya berusaha untuk belajar bahasa Inggris setiap hari dan itu sangat berarti bagi saya,” ungkap Guardiola.

Di lain tempat gelangdang Bayern Munchen, Arturo Vidal justru ingin mempersiapkan kemampuan bahasa inggrisnya sebelum mengadu nasib di Liga Inggris. Sang pemain memang dikabaran tengah menjadi incaran The Blues Chelsea musim depan. Dan oleh karena itu, berjaga-jaga untuk kemungkinan yang terjadi, kini Vidal tengah mengikuti kursus bahasa inggris.

Pemain asal Cili tersebut mengaku tidak pernah mempelajari bahasa inggris secara khusus sejak kecil. Vidal mengaku bahkan sampaai saat ini sang pemain hanya mengetahui istilah-istilah umum dalam bahasa inggris saja seperti ‘yes’,’no’,’I love you’ dan ‘fuck’. Dirinya mengaku senang karena bisa reuni dengan mantan pelatihnya semasa di Juventus.

Namun yang menjadikan hal ini sedikit lucu adalah, manajer Chelsea Antonio Conte juga tidak lancar berbahasa inggris. Jadi sepertinya Vidal harus belajar dua kali lipat lebih keras. Haha.

Comments Off on Gabriel Jesus Serius Kursus Bahasa Inggris

Filed under Kursus

Bagaimana Jika Pelatih Tak Bisa Bahasa Inggris?

Masalah bahasa kerap kali menjadi masalah yang cukup mendasar dalam klub sepakbola. Apalagi di masa sepakbola modern seperti sekarang ini dimana kemudahan dalam mendatangkan pemain asing. Ini membuat banyaknya pemain dari latar belakang berbeda dala satu klub, dan tentu saja akan sedikit membuat repot dalam hal komunikasi.

Memang banyak juga pemain ataupun pelatih yang memiliki kemampuan multi bahasa. Akan tetapi jumlah yang tidak menguasai bahasa asing nampaknya lebih banyak. Jadi akan sangat bermanfaat jika setiap klub menentukan satu bahasa pengantar yang digunakan sebagai alat berkomunikasi antara pemain dan pelatih dalam sebuah klub.

Kini regulasi klub untuk mendatangkaan pemain maupun pelatih semakin ketat. Memiliki kemampuan untuk berbahasa inggris dengn baik kini menjadi salah satu syarat wajib selain kualitas. Meski begitu, ternyata masih ada beberapa klub yang nekat untuk mendatangkan jasa pemain maupun pelatih yang memiliki keterbatasan berbahasa inggris.

Kewajiban Bahasa Inggris Bagi Pelatih

Abramovich mengharuskan setiap pelatih Chelsea harus bisa berbahasa Inggris

Abramovich mengharuskan setiap pelatih Chelsea harus bisa berbahasa Inggris

Keharusan menguasai bahasa inggris kini menjadi hal yang wajib bagi setiap elemen klub di Liga Premier Inggris. Termasuk bagi klub pemuncak klasemen saat ini, Chelsea. Pemilik The Blues, Roman Abramovich memiliki kebijakan bahwa setiap anggota klub baik itu pemain, pelatih maupun yang lainnya, harus bisa berbahasa inggris.

Ketegasan Abramovich ini bukan sekedar gertak sambal belaka. Kita semua bisa melihat sejak Chelsea diakuisisi pengusaha asal Rusia tersebut, klub asal London ini tidak pernah sekalipun memiliki/terlibat dengan pemain ataupun pelatih yang memiliki kendala bahasa. Bukti nyata ketika tahun 2012 saat Chelsea menghentikan negosiasi dengan Unai Emery dan Marcelo Bielsa.

Kedua nama pelatih tersebut memang sempat digadang-gadang akan mengambil posisi kursi kepelatihan The Blues pada saat itu. Akan tetapi kendala berbahasa inggris membuat Chelsea mencoret kedua nama tersebut sebagai kandidat pelatih mereka. Dan bisa kita lihat, prestasi Chelsea terus menanjak meskipun sempat terpuruk di musim 2015-2016.

Sedikit banyak ini bisa menjadi bukti jika komunikasi sangat penting dalam sebuah tim. Hal sebaliknya terjdi jika berkaca kepada sang rival, Manchester United. The Red Devils semakin banyak mengambil pemain luar inggris yang menyebabkan semakin banyaknya penggunaan bahasa. Bisa dilihat, prestasi mereka kian merosot tiap tahunnya sejak ditinggal Sir Alex Ferguson.

Rooney: Lebih Baik Jika Pelatih Bisa Bahasa Inggris

Rooney akui penting bagi pelatih untuk bisa bahasa inggris

Rooney akui penting bagi pelatih untuk bisa bahasa inggris

Sementara itu, hal senada juga diucapkan pemain tim nasional Inggris, Wayne Rooney. Rooney yang juga merupakan kapten Manchester United tersebut pernah menyampaikan betapa pentingnya bahasa inggris bagi seorang pelatih. Hal tersebut diungkapkan Rooney saat manajemen The Three Lions mengalami perombakan.

Saat itu, Roy Hodgson mengundurkan diri dari kursi kepelatihan tim nasional inggris akibat suatu kasus hukum. Posisi pelatih yang kosong pun mengundang banyak spekulasi akan siapa yang menjad penggantinya. Sejumlah nama sempat digadang-gadang sebagai kandidat pengganti mantan manajer Liverpool tersebut.

“Saya tahu satu hal, siapa pun yang datang akan memiliki pekerjaan yang sulit, tetapi dia akan memiliki pemain dan tim yang menarik. Siapa saja, tapi tentu lebih baik yang bisa berbahasa Inggris. Dan dia harus menjadi orang yang paling tepat untuk pekerjaan ini,” ujar pemain yang akrab disapa Wazza tersebut.

Akan tetapi Rooney juga tidak mempermasalahkan jika pelatih Inggris berikutnya bukan merupakan orang asli Inggris. Sang pemain pun mengenang sejumlah sosok pelatih non-inggris yang pernah menangani The Three Lions seperti Sven Goran Eriksson dan Fabio Capello.

“Tidak masalah juga. Apakah dia bisa bahasa Inggris atau tidak, kita lihat saja nanti,” pemain bertubuh gempal tersebut melanjutkan.

Comments Off on Bagaimana Jika Pelatih Tak Bisa Bahasa Inggris?

Filed under Pelatih

Barca Gunakan 11 Bahasa Pengantar Selain Bahasa Inggris

Bahasa pengantar merupakan hal yang sangat penting dalam menjalankan sebuah klub sepakbola. Dalam sebuah klub biasanya menggunakan satu bahasa pengantar tergantung berkompetisi di negara apa klub tersebut. Misalnya dalam Liga Inggris otomatis klub menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa pengantarnya sedangkan di La Liga menggunakan bahasa spanyol, Ligue 1 menggunakan bahasa Perancis dan seterusnya.

Dalam sebuah klub biasanya manajemen menerapkan aturan dimana para pemain diharuskan untuk menguasai bahasa pengantar tersebut. Contohnya klub-klub Liga Premier Inggris dimana bagi para pemain yang belu menguasai bahasa inggris diwajibkan ikut kursus bahasa inggris. Akan tetapi di samping hal tersebut, ternyata ada sebuah klub yang tidak mengharuskan pemainnya untuk menguasai bahasa pengantar dari klub tersebut.

Adalah Barcelona yang sempat menyandang status sebagai klub terbaik dunia selama beberapa tahun belakangan ini. Di Barcelona para pemain tidak diharuskan menguasai bahasa spanyol untuk berkomunikasi. Akan tetapi setiap pemain diharuskan menguasai lebih dari satu bahasa dari total 11 bahasa yang menjadi pilihan. Ini merupakan hal yang cukup unik dan memudahkan para pemain dengan memberikan kebebasan memilih bahasa yang mereka kuasai.

Mayoritas Pemain Barca Kuasai Multi Bahasa

Rakitic mampu menguasai empat bahasa yaitu Jerman, Kroasia, Inggris dan Spanyol

Rakitic mampu menguasai empat bahasa yaitu Jerman, Kroasia, Inggris dan Spanyol

Barcelona merupakan klub yang didominasi oleh para pemain dari berbagai belahan dunia. Keberagaman latar belakang pemain inilah yang diduga menjadi alasan para pemain mampu berbicara multi bahasa. Sebut saja Rafinha, Rakitic bahkan sang pelatih, Luis Enrique. Mulai dari bahasa Catalan, Spanyol, Inggris, Prancis, Italia, Belanda, Jerman, Kroasia, Portugis, Bassa hingga bahasa Arab. Bahkan kini Blaugrana pun kedatangan bahasa baru yaitu Jerman dan Kroasia.

Hal ini dikarenakan setiap pemain selalu membawa kebiasaan berkomunikasi dari negara mereka. Dan yang lebih hebatnya lagi, para pemain yang lain pun memiliki keinginan untuk mempelajari bahasa rekan satu timnya tersebut. Bisa dibilang penyebaran budaya sangat terasa sekali di klub yang bermarkas di Camp Nou tersebut. Sebagai contoh, kita sebut saja Ivan Rakitic. Pemain asal Kroasia ini mampu berbicara dengan 4 bahasa, meskipun yang fasih hanya dua yaitu Jerman dan Kroasia.

Meski begitu, Rakitic tetap memiliki kemampuan berbahasa inggris dan spanyol yang cukup baik. Ini memperlihatkan betapa para pemain El Barca memiliki kemampuan yang cukup baik dalam beradaptasi. Sehingga tidak mengherankan para pemainnya pun cepat sekali melebur dalam sebuah skema yang diterapka pelatih Luis Enrique. Kelancaran berkomunikasi di luar lapangan ternyata memberikan pengaruh yang cukup positif di dalam lapangan.

Kondisi Berbeda Terjadi di Manchester United

Anderson mengalami kesulitan bahasa saat berada di Manchester United

Anderson mengalami kesulitan bahasa saat berada di Manchester United

Sementara itu, situasi yang agak berbeda terjadi di Kota Manchester. The Red Devils merupakan salah satu klub yang cukup ketat dalam menerapkan peraturan berkomunikasi dalam tim. Dalam masa kepelatihan Louis van Gaal bahkan Manchester United menerapkan peraturan dimana setiap pemain diharuskan berkomunikasi dalam bahasa inggris. Ini merupakan sebuah hal yang cukup menantang mengingat ada beberapa pemain yan memiliki kesulitan dalam berbahasa inggris di kubu United.

Ini disebabkan oleh karakter Van Gaal yang cukup tegas dalam menerapkan peraturan. Meskipun Van Gaal bisa menguasai multi bahasa seperti Inggris, Belanda dan Spanyol, pelatih asal negeri kincir angin tersebut tidak ingin memanjakan para pemainnya. Van Gaal mengharuskan para pemainnya menguasai bahasa inggris demi kemudahan dan kelancaran berkomunikasi antar tim baik di dalam maupun di luar lapangan.

Kebijakan Van Gaal ini tentu mendatangkan berbagai respon. Apalagi semenjak kedatangan sejumlah pemain non Inggris, membuat komunikasi menjadi hal yang cukup menyulitkan bagi kubu setan merah. Apalagi pemain seperti Anthony Valencia dan Anderson yang memiliki kesulitan untuk bisa menguasai bahasa inggris meskipun telah lama menetap di Inggris.

Comments Off on Barca Gunakan 11 Bahasa Pengantar Selain Bahasa Inggris

Filed under Klub

Mengapa Bahasa Inggris Penting Untuk Pesepakbola

Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan bahasa inggris merupakan sebuah kewajiban di jaman sekarang. Jaman dimana globalisasi dan persaingan pasar bebas. Menguasai bahasa inggris tentu akan membawa keuntungan sendiri bagi kita. Sudah tidak perlu dijelaskan lagi berapa banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dengan mempelajari bahasa inggris.

Tidak peduli seseorang berasa dari mana, bagaimana kondisi ekonominya, bagaimana keadaan sosial dan politik di negaranya, kemampuan bahasa inggris sangat penting untuk dipelajari. Begitu pula hal nya dengan pemain sepakbola profesional, meskipun terlihat sepele ternyata pemain sepakbola wajib untuk memiliki kemampuan berbahasa inggris yang baik.

Jika tidak, maka yang akan terjadi adalah seperti kasus salah seorang pemain Liga Premier. Datang dari Amerika Latin, tentu kemampuannya dalam berbahasa inggris cukup terbatas. Pada awalnya mungkin kerugiannya tidak terlalu terasa, namun semakin kesini sang pemain pun semakin sadar bahwa memiliki kemampua  berbahasa inggris sangat penting, terutama bagi pemain yang bermain di Liga Inggris.

Tak Bisa Bahasa Inggris, Fernandinho Frustasi

Fernandinho mengaku sempat kesulitan berbahasa inggris

Fernandinho mengaku sempat kesulitan berbahasa inggris

Adalah Fernandinho, gelandang tengah andalan Manchester City yang berasal dari Brasil. Fernandinho memutuskan untuk bergabung dengan The Citizens setelah sebelumnya bermai untuk Shakhtar Donetsk. Dan pria asal Negeri Samba tersebut mengaku hingga kini dirinya masih belum bisa berkomunikasi dengan mengunakan bahasa inggris.

Hal ini membuat Fernandinho cukup frustasi dan membuat dirinya tidak kerasan tinggal di Kota Manchester. Hal ini dikarenakan pada saat awal kepindahannya Manchester City tidak memiliki satupun pemain Brasil. Fernandinho hanya bisa berkomunikasi dengan Rafael dan Anderson, itupun kedua pemain merupakan punggawa Manchester United yang notabene merupakan tim rival.

Fernandinho pun mencoba bertahan, meskipun sang pemain mengetahui hal tersebut cukup berat untuk dilakukan. Ya anda bisa bayangkan ketika anda  bekerja di salah satu perusahaan asing dimana anda satu-satunya orang dari negara anda. Jadi sangat bisa dimengerti mengapa pada saat itu Fernandinho masih merindukan Shakhtar yang banyak dihuni oleh pemain-pemain asal Brasil.

“Ketika saya bermain di Shakhtar, ada pemain Brasil lainnya di skuad. Sehingga saya sering menghabiskan banyak waktu dengan mereka. Tapi di ManCity tidak ada sama sekali pemain Brasil. Di sini saya sendirian. Saya bertemu dan berbicara dengan Rafael dan Anderson tapi tidak sepanjang waktu. Jadi ya kadang-kadang saya rindu Ukraina,” ujar Fernandinho.

Nasri Sebut Fernandinho Masih Suka Malu-Malu

Fernandinho saat pertama kali bergabung dengan Manchester City

Fernandinho saat pertama kali bergabung dengan Manchester City

Bersama Manchester City, Fernandinho sukses memenangkan gelar juara Liga Premier Inggris pada musim 2013-14. Hal itu bisa terjadi berkat kesabaran dan keteguhan Fernandinho mmenjalani masa-masa sulit di Etihad Stadium. Menanggapi kesuksesan The Citizens tersebut, Fernandinho pun mengaku akan bertahan lebih lama bersama City.

“Ini situasi yang sedikit sulit. Karena saya juga tidak berbicara dengan bahasa Ingris. Ketika rekan-rekan setim berbicara dengan bahasa Inggris, saya tidak mengerti apa yang mereka bicarakan. Tapi saya datang ke Inggris karena saya pikir akan membantu saya mendapatkan tempat di timnas Brasil. Saya tidak pernah berpikir kembali ke Brasil karena saya ingin mengakhiri karir saya di Eropa. Saya berpikir bermain di sini untuk 10 tahun lagi.” lanjut Fernandinho.

Semangat Fernandinho tersebut didukung rekan setimnya pada saat itu, Samir Nasri. Nasri percaya para rekrutan baru Citizens kala itu bisa membantu mereka untuk merebut gelar Premier League musim ini dari tangan juara bertahan, Manchester United. Yang cukup unik adalah, Nasri menilai salah satu rekrutan baru, Fernandinho masih bersikap malu-malu.

“Saya tidak bisa berkomentar banyak tentang Fernandinho. Karena dia baru satu hari berada di sini. Dia pemain yang bagus tapi sedikit pemalu karena dia tidak bisa berbicara bahasa Inggris dengan baik,” kata Nasri saat wawancara dengan media setempat.

Comments Off on Mengapa Bahasa Inggris Penting Untuk Pesepakbola

Filed under Pemain

Pemain Premier League Yang Ikut Kursus Bahasa Inggris

English Premier League merupakan kompetisi sepakbola yang memiliki penggemar paling besar di seluruh dunia. Banyaknya klub-klub kaya di bawah naungan konglomerat asia membuat segudang talenta terbaik dari seluruh dunia berkumpul di Liga yang satu ini. Tetapi meskipun telah memiliki pemain bertalenta, bukan berarti klub tidak mengalami kendala.

Merekrut pemain asing tentu akan membuat klub bekerja 2 hingga 3 kali lipat lebih keras. Dari mulai masalah visa, izin hingga masalah yang paling dasar yaitu masalah komunikasi. Ternyata tidak semua pemain asing yang bermain di Liga Inggris mampu berkomunikasi menggunakan bahasa inggris. Hal ini tentu sedikit menyulitkan klub secara tidak langsung.

Oleh karena itu, kini banyak klub Liga Premier Inggris yang mewajibkan para anggota klub (baik itu pemain, pelatih dan yang lain) untuk belajar bahasa inggris. Bahkan kini juga banyak klub yang tidak segan untuk mendaftarkan para pemainnya untuk mengikuti kursus bahasa Inggris. Ini bertujuan uuntuk mempermudah komunikasi antar tim itu sendiri.

Pentingnya Bahasa Inggris Bagi Pesepakbola

Pemain sepakbola sangat penting untuk bisa memahami bahasa inggris

Pemain sepakbola sangat penting untuk bisa memahami bahasa inggris

Sepakbola merupakan bahasa universal, ya kalimat tersebut memang tidak salah. Namun itu dulu, ketika sepakbola belum menjadi lahan mencari uang bagi pengusaha kaya. Ketika semua pemain masih murni mengandalkan talenta dan insting dengan minim sentuhan teknologi seperti di jaman sekarang ini.

Meski begitu, bukan berati pemain sekarang tidak sehebat pemain jaman dahulu dari segi talenta. Hanya saja, kini bisnis dalam industri sepakbola cakupannya lebih luas. Klub bisa dengan mudah mendatangkan pemain dari belahan dunia manapun untuk mengangkat prestasi mereka, tentu dengan biaya yang tidak sedikit.

Hal ini tentu membuat para pemilik klub memiliki ekspektasi tinggi terhadap para pemain tersebut. Kini para pemilik klub sudah lebih sadar akan prinsip untung-rugi dalam sebuah bisnis. Mereka tentu tidak ingin pengeluaran mereka terhadap pembelanjaan pemain menjadi sia-sia dengan gagal nya  klub menguasai papan atas liga.

Masalah komunikasi kerap kali diduga sebagai penyebab mengapa pemain asing tersebut tidak mampu mengeluarkan performa terbaiknya bersama klub. Oleh karena itu, kini para pemilik klub pun mulai menyadari akan keharusan tiap pemain untuk bisa memiliki kemampuan bahasa inggris demi kelancaran berkomunikasi dalam tim.

Alexis Sanchez Diminta Ikuti Kursus Bahasa Inggris

Alexis Sanchez mengaku sama sekali tidak bisa Bahasa Inggris saat baru gabung Arsenal

Alexis Sanchez mengaku sama sekali tidak bisa Bahasa Inggris saat baru gabung Arsenal

Penyerang Arsenal, Alexis Sanchez, membuka rahasianya ketika dirinya baru bergabung dengan The Gunners. Sanchez mengaku pada masa awal dirinya bergabung bersama Skuad Meriam London, dirinya masih memiliki kesulitan berbahasa Inggris. Oleh karena itu, klub memintanya untuk mengikuti kursus bahasa Inggris.

Pria asal Cili tersebut mengaku masih ingat saat proses transfernya ke Arsenal selesai, dirinya sama sekali belum bisa berbicara dalam bahasa Inggris. Ini terbukti dengan penggunaan jasa penerjemah saat pemain berusia 25 tahun tersebut melakukan konferensi pers usai kepindahannya.

Oleh sebab itu, Arsenal akhirnya merekrut seorang guru bahasa Inggris asal Spanyol, untuk membantu Sanchez belajar Bahasa Inggris. Sanchez juga bercerita bahwa dirinya akan mengikuti pelajaran sedikitnya dua kali dalam seminggu demi kelancarannya berbahasa inggris. Selain itu pemain yang multilingual seperti Arteta, Monreal dan Cazorla juga diharapkan bisa membantu.

Sanchez pada saat iitu memang masih membutuhkan bantuan rekan setim untuk melancarkan bahasa inggris. Tak hanya itu. kabarnya sang manajer, Arsene Wenger juga akan sesekali menggunakan bahasa Spanyol demi kelancaran berkomunikasi dengan Sanchez dalam beberapa bulan pertama ketika dirinya resmi berseragam Arsenal.

Comments Off on Pemain Premier League Yang Ikut Kursus Bahasa Inggris

Filed under Kursus

Arsenal Fasilitasi Pemain Untuk Kursus Bahasa Inggris

Skuad Arsenal kini  banyak dihuni oleh segudang talenta muda yang berasal dari luar Inggris. Sedikit banyak, hal bahasa pasti akan mempengaruhi komunikasi antara pemain dengan pemain maupun pemain dengan manajer. Oleh karena itu, manajemen klub berjuluk The Gunners tersebut memberikan perhatian khusus dengan memfasilitasi para pemain asing untuk kursus bahasa Inggris.

CEO Arsenal, Ivan Gazidis mengungkapkan kepada media setempat tentang tujuannya memberikan kursus Bahasa Inggris kepada para pemain dan tim pelatih. Gazidis mengaku bahwa dirinya membuat keputusan tersebut karena bahasa Inggris merupakan bahasa universal. Dan dengan bertambahnya kemampuan bahasa inggris para pemain, diharapkan komunikasi dalam tim akan membaik.

Kegiatan kursus bahasa Inggris para pemain Arsenal tersebut dimulai dengan tes penempatan (placement test). Placement test tersebut bertujuan untuk menentukan tingkat kemampuan awal kemampuan bahasa Inggris masing-masing pemain dan pelatih. Sehingga materi yang diberikan pun akan tepat sasaran dan kegiatan belajar bahasa inggris tersebut pun akan menjadi efektif.

Kemampuan Bahasa Inggris Bantu Komunikasi Tim – Gazidis

Ivan Gazidis mewajibkan setiap pemain Arsenal untuk belajar bahasa inggris

Ivan Gazidis mewajibkan setiap pemain Arsenal untuk belajar bahasa inggris

Ivan Gazidis yang juga merupakan CEO termahal di dunia saat ini juga menuturkan bahwa kemampuan bahasa inggris akan memberikan nilai tambah bagi para pemain. Menurutnya, kemampuan berkomunikasi dengan bahasa inggris saat ini sangat penting untuk dipelajari. Bukan hanya bagi para pemain sepakbola, namun juga bagi semua orang.

“Bisa berbicara dengan bahasa Inggris pastinya akan menjadi kelebihan seseorang. Dimana pun seseorang tersebut bekerja, bahasa Inggris sedikit tidaknya pasti diperlukan, termasuk di bidang sepak bola. Kami ingin para pemain dan tim pelatih tidak hanya ahli di bidang sepak bola, tapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik,” ujar Ivan Gazidis.

Gazidis juga menambahkan, dengan kemampuan untuk berkomunikasi dengan bahasa Inggris akan sangat bermanfaat bagi para pemain saat komunikasi dengan para anggota tim saat dilapangan. Hal ini menjadi sebuah perhatian khusus lantaran Skuad Meriam London kini banyak diisi oleh beberapa pemain asing dan tidak semua dari mereka bisa berbahasa inggris.

“Dengan mempelajari bahasa inggris tentu akan membuat komunikasi semakin membaik. Baik itu antara pemain dengan pemain maupun pemain dengan pelatih menjadi lebih mudah saat di dalam maupun di luar lapangan. Dalam komunikasi yang baik maka akan terjalin juga hubungan yang baik dalam tim.” tambah Gazidis.

Manchester City Sempat Haruskan Pemain Kursus

Sven Goran Eriksson yang mewajibkan para pemain Manchester City untuk ikut kursus bahasa inggris

Sven Goran Eriksson yang mewajibkan para pemain Manchester City untuk ikut kursus bahasa inggris

Selain Arsenal, ternyata kebijakan klub yang mewajibkan para pemainnya untuk mengikuti kursus juga telah ada sebelumnya. Adalah Manchester City yang pada 2007 lalu sempat menggalakkan program kursus bahasa inggris kepada para pemainnya. Ini terjadi pada saat masa kepemimpinan Sven Goran Eriksson, dimana pada saat itu performa The Citizens sedang sedikit menurun hingga berada di bawah Arsenal dan Manchester United.

Eriksson pada saat itu percaya bahwa masalah komunikasi antar anggota tim yang kurang lancar membuat prestasi tim agak merosot. Dan pada saat itu hanya satu yang terpikiran oleh Eriksson, yaitu memberikan kursus baahasa inggris kepada setiap pemain. Kala itu Eriksson percaya dan sangat yakin apabila komunikasi di lapangan teralin dengan lancar, maka otomatis strategi permainan yang telah dirancang pun juga akan berjalan dengan lancar.

“Kami akan (tampil) lebih baik ketika semua pemain sudah belajar bahasa Inggris. Semua pemain sekarang sedang kursus bahasa Inggris karena itu sangat penting untuk meningkatkan keadaan di dalam dan luar lapangan. Beberapa pemain Brasil butuh kursus bahasa. Saya kadang bertindak sebagai penerjemah dan pelatih kebugaran kami menguasai beberapa bahasa. Namun akan jauh lebih baik kalau Anda bicara langsung kepada pemain dan mereka mengerti Anda.” ujar Eriksson kala itu.

Comments Off on Arsenal Fasilitasi Pemain Untuk Kursus Bahasa Inggris

Filed under Klub

Tak Bisa Bahasa Inggris, Allegri Tolak Arsenal

Sampai sekarang masih menjadi teka-teki siapa yang akan mengisi posisi manajerArsenal jika Arsene Wenger meninggalkan Emirates Stadium. Skuad Meriam London memang tengah dihadang isu akan kepergian sang manajer yang dinilai tidak kunjung mampu menghadirkan gelar bagi klub asal London Utara tersebut.

Beberapa nama sempat menjadi spekulasi, salah satunya adalah pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. Juru taktik asal Italia tersebut dinilai merupakan sosok yang tepat untuk menggantikan Wenger mengingat keberhasilannya bersama raksasa Italia tersebut. Namun setelah beberapa lama rumor tersebut berhembus, rupanya Allegri memutuskan untuk tidak mengambil tawaran tersebut.

Sempat ada beberapa spekulasi mengenai alasa mengapa Allegri menolak tawaran Arsenal. Dan dari beberapa dugaan tersebut, ada satu alasan yang cukup mengejutkan. Max Allegri ternyata tidak mampu berkomunikasi dengan bahasa inggris secara lancar. Hal ini pun diakui Allegri sendiri dalam sebuah wawancaranya dengan media setempat.

“Rumor tentang kepindahan saya ke Arsenal? Saya rasa hal tersebut hanyalah berita yang dibesar-besarkan saja. Memerlukan persiapan yang tidak sedikit untuk pindah ke Inggris. Kendala bahasa tentunya menjadi salah satu hambatan saya. Dulu saya sempat mempelajari bahasa inggris sebelum melatih AC Milan. Namun sekarang saya sudah tidak pernah belajar lagi,” ujar Allegri.

Pentingnya Bahasa Inggris Bagi Insan Sepakbola

Massimiliano Allegri mengaku menolak tawaran Arsenal lantaran tak bisa bahasa inggris

Massimiliano Allegri mengaku menolak tawaran Arsenal lantaran tak bisa bahasa inggris

Memiliki kemampuan berbahasa inggris yang baik sangatlah baik tidak hanya bagi pemain maupun pelatih sepakbola saja, namun bagi semua orang. Di jaman serba modern ini, penggunaan bahasa inggris dalam komunikasi sehari-hari menjadi sangat vital. Apalagi khususnya bagi para pemain maupun pelatih sepakbola.

Bisakah kita semua bayangkan, dalam satu klub yang terdiri dari banyak pemain dari latar belakang yang berbeda. Beda negara, beda budaya dan sudah tentu beda cara berkomunikasi. Oleh karena itu, diperlukan satu bahasa pengantar yang universal, bahasa yang diterima oleh seluruh masyarakat di dunia.

Dan bahasa tersebut adalah bahasa inggris, bahasa yang telah disepakati sebagai bahasa internasional. Tentu akan lebih mudah bukan jika seorang pelatih menjelaskan strategi tim di ruang ganti dengan menggunakan satu bahasa dimana semua pemain  mengerti. Hal seperti ini juga secara otomatis mengurangi resiko miskomunikasi dalam satu tim.

Bahasa Inggris Pemain Inggris Tidak Sebaik Pemain Asing

Paul Gascoigne, salah satu pemain asli Inggris yang bahasa inggrisnya berantakan

Paul Gascoigne, salah satu pemain asli Inggris yang bahasa inggrisnya berantakan

Sepertinya merupakan hal yang wajar jika seorang warga negara tertentu tidak memiliki kemampuan sebaik warga negara asing dalam menguasai bahasa negara tersebut. Sebagai contoh, kita sebagai warga negara Indonesia bukan berarti pengetahuan kita akan Bahasa Indonesia yang baik dan benar lebih bagus daripada bule-bule wisatawan.

Seperti halnya kita yang akan lebih formal ketika berbahasa inggris ketimbang orang amerika/inggris itu sendiri. Oleh karena itu, tingkat kefasihan seseorang sebenarnya tidak berbanding lurus dengan pengetahuan akan bahasa tersebut. Sebagai contoh dari tanah sepakbola yaitu Ian Wright dan Paul Gascoigne.

Kedua pemain tersebut merupakan pemain asli Inggris. Namun ternyata kemampuan mereka berbahasa inggris tidaklah sebaik pemain-pemain asing seperti Dietmar Hamann, Dennis Bergkamp dan Peter Schmeicel. Yap, ternyata pemain-pemain asal Belanda, Skandinavia dan Jerman lebih rapi dalam berbahasa inggris dan lebih mudah dipahami.

Ian Wright sendiri menurut laporan memiliki logat khas London yang begitu kental, sehingga terkadang sangat sulit bagi orang luar London untuk memahaminya. Sedangkan Paul Gascoigne sendiri memiliki aksen khas Newcastle yang sangat kuat. Sehingga kemungkinan bagi warga non-Newcastle untuk memahami Gascoigne akan sangat sulit.

 

Comments Off on Tak Bisa Bahasa Inggris, Allegri Tolak Arsenal

Filed under Pelatih

Tidak Semua Pemain Bola Bisa Bahasa Inggris

Kesulitan untuk berkomunikasi dalam bahasa inggris tidak hanya dialami oleh masyarakat biasa seperti kita. Faktanya, ternyata banyak juga sosok terkenal nan inspiratif yang memiliki kelemahan dalam berbicara dengan bahasa inggris, termasuk pemain sepakbola. Jika kita selama ini menganggap para pemain terlihat biasa saja, ternyata masih banyak para pemain profesional yang tidak bisa bahasa inggris.

Meskipun terlihat sepele, namun ini bisa menjadi hal yang cukup mempengaruhi performa tim. Bagaimana tidak, mayoritas para manajer dalam sebuah tim menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar untuk menjelaskan skema permainan. Ini disebabkan karena dalam sebuah tim terdapat banyak pemain dari latar belakang bahasa yang berbeda. Sehingga penggunaan bahasa inggris menjadi sangat membantu.

Kita bisa saja memberikan stereotip bahwa setiap pemain ‘bule’ pasti bisa bahasa inggris. Tapi ternyata tidak juga, ada dari beberapa pemain yang secara fisik ‘bule banget’ ternyata kesulitan berbahasa inggris. Sebut saja Anthony Valencia, ternyata masih kesulitan untuk berkomunikasi dengan bahasa inggris. Padahal sang pemain cukup lama bermain untuk Manchester United yang notabene merupakan klub asal Inggris.

Pentingnya Mempelajari Bahasa Inggris

9 Musim bersama Manchester United, Valencia tak juga lancar berbahasa inggris

9 Musim bersama Manchester United, Valencia tak juga lancar berbahasa inggris

Untuk menjelaskan betapa pentingnya untuk menguasai bahasa inggris, tampaknya merupakan hal yang cukup membosankan. Bahkan jika anda mencari di internet pun, akan ada ribuan artikel tentang pentingnya untuk mempelajari bahasa internasional yaang satu ini. Ya tentu saja, karena jaman sekarang kita semua harus siap dengan segala kemungkinan. Contoh saja para pemain non-inggris yang mendapat kesempatan untuk bermain di Liga Inggris.

Sangat bisa dimengerti apabila mereka tidak mampu berkomunikasi bahasa inggris secara lancar. Karena mungkin saja, mereka menghabiskan waktu mereka di negara asalnya 100% untuk sepakbola. Mereka sangat fokus untuk mengejar mimpinya sebagai pemain sepakbola profesional sampai tidak sempat untuk mempelajari bahasa inggris. Namun jika melihat kondisi mereka sekarang, sungguh ironis sekali. Bermain di liga inggris tanpa memiliki kemampuan bahasa inggris.

Oleh karena itu tidak sedikit dari para pemain tersebut yang berusaha untuk mempelajari bahasa inggris. Bahkan ada yang sampai mengikuti kursus demi bisa berkomunikasi dengan bahasa inggris. Sebab jika tidak maka kelangsungan hidup mereka dalam klub juga akan terancam, mengingat klub liga inggris pasti menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa sehari-hari. Balik dalam kondisi komunikasi sehari-hari, maupun ketika dalam penjelasan strategi.

Pemain Liga Inggris Yang Tak Bisa Bahasa Inggris

Gabriel Paulista yang cuma memahami istilah foul, offside dan refferee

Gabriel Paulista yang cuma memahami istilah foul, offside dan refferee

Dari sekian banyak pemain asing yang berlaga di Liga Primer Inggris, ternyata ada banyak yang awalnya sempat kesulitan untuk berkomunikasi dengan bahasa inggris. Bahkan menurut kabar, sampai sekarang masih ada pemain yang masih kesulitan untuk berkomunikasi dengan bahasa inggris. Siapa saja orang tersebut? Berikut adalah pemain liga inggris yang mengalami kesulitan berkomunikasi dalam bahasa inggris:

  • Gabriel Paulista
    Paulista merupakan seorang pemain yang memiliki kesulitan dalam berbahasa Inggris. Hal ini pun diakui oleh sang manajer, Arsene Wenger: “Masalah muncul bagi seorang bek ketika dia tak paham bahasa Inggris. Yang diperlukan adalah paham akan kata kunci, seperti referee, offside, foul. Dia (Gabriel) adalah bek pertama yang tak bisa berbahasa Inggris yang saya bawa ke Arsenal,” ujar Wenger.
  • Shinji Kagawa
    Saking tidak bisa bahasa inggrisnya, Kagawa mengaku tak mengerti setiap instruksi yang diberikan sang pelatih Manchester United saat itu, Sir Alex Ferguson. “Saya tidak bisa mengerti kata yang diucapkan oleh Sir Alex Ferguson. Saya mencoba untuk belajar bahasa Inggris, tetapi untuk memahami perkataan pelatih, saya mungkin akan memakan waktu sedikit lebih lama,” ujar Kagawa.
  • Antonio Valencia
    Entah harus merasa kagum atau justru miris. Pasalnya meski sudah 9 tahun bermain di tanah Inggris, Antonio Valencia menurut kabar masih saja mengalami kesulitan untuk berbicara dalam bahasa Inggris.

Comments Off on Tidak Semua Pemain Bola Bisa Bahasa Inggris

Filed under Pemain